Home > Audit Mutu Internal, Manajemen Mutu > Audit Manajemen Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia

Audit Manajemen Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia

Awal bulan Mei 2011 diminggu pertama dan kedua dilaksanakan Audit Manajemen dilingkungan Universitas Islam Indonesia. Berbeda dengan Audit Mutu Internal yang dilaksanakan oleh Badan Penjaminan Mutu, Audit Manajemen ini dilaksanakan oleh Lembaga Audit PYBW-UII. Tujuan Utama Audit Manajemen ini ada 2 (dua), pertama untuk memperoleh bukti kesesuaian antara rencana strategik dengan implementasinya, kedua untuk melaksanakan mekanisme perbaikan berkesinambungan (continuous improvement).

Lingkup Audit

Lingkup Audit Manajemen meliputi kesesuaian antara Rencana Strategik Universitas dengan Rencana Strategik Fakultas di lingkungan UII, kesesuaian  antara Rencana Strategik Universitas dengan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan di unit Universitas, kesesuaian Rencana Strategik Fakultas dengan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan di unit Fakultas, serta pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Universitas, Fakultas dan Program Studi di lingkungan UII. Auditee di tingkat Universitas adalah Rektor dan para Wakil Rektor dibantu oleh para Direktur. Adapun untuk tingkat fakultas auditeenya terdiri dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, dan Sekretaris Program Studi dan dibantu oleh para Kepala Devisi.

Mekanisme Audit

Auditor melakukan evaluasi dokumen terhadap dokumen Rencana Strategik dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan baik ditingkat Universitas maupun tingkat Fakultas. Dari hasil evaluasi dokumen dilanjutkan kunjungan ke masing-masing unit auditee. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh bukti kesesuaian dan konfirmasi terhadap rumusan Rencana Strategik dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan yang tertuang dalam dokumen tertulis tersebut. Selain itu, juga melihat bentuk implementasi Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan yang sudah dilaksanakan sesuai dengan periode auditnya. Periode audit kali ini, pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan untuk periode Juli-Desember 2010 dan Januari-April 2011.

Pelaksanaan Audit

Kegiatan pada saat audit di tiap unit kerja meliputi pembukaan yang dilakukan oleh lead auditor, pemeriksaan/audit, penyusunan dokumen temuan, persetujuan temuan dan rencana perbaikan oleh auditee dan penutup. Sebelum melaporkan hasil temuan aduit, auditor memastikan semua dokumen temua dan laporan audit sudah lengkap dan benar serta dilegalisasi oleh lead auditor. Selanjutnya, dokumen hasil temuan auditor dilaporkan ke Lembaga Audit-PYBW.

Teknik Audit

Dalam mengaudit program kerja, ada 3 (tiga) hal yang perlu diperiksa oleh seorang auditor yaitu bentuk aktivitas program, kapan program dilaksanakan dan bukti dokumen pelaksanaan program. Tiga hal ini merupakan satu kesatuan tidak terpisahkan satu dengan lainnya, sehingga penyimpulan pelaksanaan program kerja benar-benar konkrit serta dapat dibuktikan legalisasi yang terdokumensi. Bentuk aktivitas program kerja  riil bukan sekedar argumentatif. Hal ini perlu dipahami dan dimengerti oleh auditor . Tidak sedikit auditor terjebak pada perdebatan panjang dengan auditee. Ada kecenderungan auditee menghindar jika diminta auditor untuk menunjukkan bukti aktivitas yang konkrit, maka auditee mengajukan argumentasi untuk menjustifikasi sebagai tindakannya agar diterima sebagai bukti.

Pelaporan Audit

Lembaga Audit PYBW bersama lead auditor merangkum semua temuan audit. Terutama memastikan klasifikasi temuan audit, sesuai, disarankan, tidak sesuai dan belum sesuai. Rangkuman hasil temuan audit manajemen ini selanjutnya dilaporkan dan diserahkan ke PYBW untuk ditindaklanjuti.

Demikian, sekelumit gambaran pelaksanaan audit manajemen. Semoga audit manajemen ini dapat berjalan sukses dan hal yang terpenting marilah kita selau meningkatkan continuous improvement sehingga kita mampu melakukan continual improvement. BQST-2011.

Categories: Audit Mutu Internal, Manajemen Mutu Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
You must be logged in to post a comment.