Archive

Archive for January, 2009

Guidance on the documentation requirements of ISO 9001:2008

January 31st, 2009 No comments

Document: ISO/TC 176/SC 2/N525R2 October 2008

1. Introduction

Two of the most important objectives in the revision of the ISO 9000 series of standards have been

  • to develop a simplified set of standards that will be equally applicable to small as well as medium and large organizations, and
  • for the amount and detail of documentation required to be more relevant to the desired results of the organization's process activities.

Read more...

Categories: Manajemen Mutu Tags:

Audit SMM "Minimalis" Dokumen

January 19th, 2009 No comments

Pertentangan antara auditor dan auditee timbul, bila dokumen yang tersedia untuk diaudit sangat terbatas atau hanya sedikit. Misalnya, auditee hanya menyajikan 1 (satu) dokumen Manual Mutu dan 6 (enam) prosedur standar yang disyaratkan dan diminta oleh ISO 9001:2000. Hal ini timbul karena  adanya perbedaan interpretasi antara auditor dan auditee dalam menafsirkan klausul 4.2.1 dari standar ISO 9001:2000. Read more...

Bagaimana Audit Sistem Informasi Dilakukan?

January 16th, 2009 No comments

Artikel ini diunduh dari www.ebizzasia.com, Focus Vol.02 No. 17 Mei- Juni 2004, sebagai bahan kajian untuk menyusun prosedur audit mutu internal SMM ISO 9001:2000, di bidang Information Technology Center (Sistem Informasi). Audit Mutu Internal terhadap Sistem informasi ini sangat penting  karena Sistem Informasi ini memiliki peran yang sangat strategis khususnya dalam penye-diaan data dan keakuratan data. Keberadaan Sistem Informasi ini sangat membantu dan memudahkan dalam mengukur tingkat keberhasilan implementasi SMM ISO 9001:2000. Sebagai sebuah tools, Sistem Informasi ini perlu diaudit. Agar hasil dari sistem informasi ini dapat dijamin mutunya. Read more...

"Rektor" pun Tidak Kebal Audit Mutu Internal?

January 16th, 2009 No comments

Audit Mutu Internal dalam Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2000, proses audit merupakan suatu hal yang rutin dilaksanakan dan persyaratan yang harus dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi yang mengimplementasikannya. Meskipun hasil seluruh audit akan dilaporkan kepada Rektor, namun Rektor pun tidak kebal audit. Artinya, rektor pun harus diaudit. Menyadari bahwa dari hasil audit terhadap Rektor merupakan isu sensitif, maka diperlukan prosedur audit yang lebih matang dan terencana dengan baik. Read more...

Strategi Membangun Budaya Mutu di Perguruan Tinggi

January 15th, 2009 Comments off

Tulisan ini diilhami oleh sebuah cerita tentang pengembangan sistem manajemen mutu yang terjadi diperusahaan-perusahaan di luar negeri khususnya, di Amerika. Langkah-langkah yang dilakukan oleh Perusahaan tersebut dalam mengembangkan sistem manajemen mutunya, mungkin dapat diterapkan bagi Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia.  Bagi PT yang sedang mengembangkan sistem manajemen, dan tertarik ingin menerapkan manajemen mutu atau ingin meningkatkan  budaya mutu, maka salah satu pendekatan yang dapat dilakukan melalui pendekatan  konsep TQM (Total Quality Management), atau dikenal dengan konsep PDCA (Plan, Do, Check, Action) . Namun pengalaman menunjukkan bahwa penerapan manajemen mutu di Perguruan Tinggi perlu melakukan  sebuah persiapan yang matang terlebih dulu, sebelum terjun ber"mutu"ria. Read more...

Audit Mutu Internal (1) : Dasar-dasar Audit

January 15th, 2009 No comments

A. PENGERTIAN AUDIT MUTU

Pengertian audit mutu dapat dijumpai dalam Panduan Audit Sitem Manajemen Mutu SNI 19-19011-2002. Dalam panduan tersebut, audit mutu didefinisikan sebagai proses sistematik, independen dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara objektif untuk menentukan sampai sejauhmana kriteria audit dipenuhi (BSN, 2002).  Audit Sistem Mutu biasanya dilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian aktivitas organisasi terhadap standar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 yang telah ditentukan serta efektivitas dari penerapan system tersebut. Read more...

Pendekatan Total Quality Management dalam Audit Mutu Internal di Perguruan Tinggi

January 15th, 2009 No comments

Tujuan utama Audit Mutu Internal (AMI) ISO  9001: 2000 (lihat pasal 8.2.2), adalah mengukur efektivitas sistem manajemen mutu organisasi. Sayangnya dalam menerapkan pasal AMI tersebut sangat tidak efektif, bahkan di banyak organisasi pelaksanaan AMI terkesan menjadi salah satu beban utama dalam penerapan dan pemeliharaan ISO 9001:2000 (Ng Tzil Siok, 2002). Tidak terkecuali di Perguruan Tinggi. Read more...

Orchrestra Approach Model Manajemen Perguruan Tinggi

January 15th, 2009 No comments

Latar Belakang 

Organisasi merupakan sistem yang terbuka yang dapat dipengaruhi tapi juga dapat dipengaruhi oleh lingkungannya. Sedangkan lingkungan itu sendiri merupakan sistem yang dinamis. Untuk dapat sukses dalam lingkungan yang senantiasa berubah ini, maka organisasi haruslah tanggap terhadap kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, dapat membaca trend-trend penting dan dapat melakukan penyesuaian secara cepat. Read more...

Categories: Manajemen Mutu Tags:

Mengapa Mengimplementasikan ISO 9001:2000 ?

January 15th, 2009 No comments

Latar Belakang 

PENERAPAN sistem manajemen mutu ISO 9000 saat ini telah mencakup berbagai bidang yang sangat luas, tidak terbatas pada sektor industri manufaktur. Dari sektorjasa perbankan, asuransi, pendidikan, perhotelan, telekomunikasi, transportasi, bisnis teknologi informasi, sampai industri petrokimia. Pesatnya perkembangan jumlah perusahaan yang menerapkan ISO di dunia itu tidak terlepas dari perkembangan lingkungan strategis,khususnya perubahan tuntutan dan perilaku konsumen.  Secara terperinci perubahan tersebut dikelompokkan menjadi: Read more...

Categories: Manajemen Mutu Tags: