By bambangkesit on May 1, 2011 in Audit Mutu Internal, Manajemen Mutu | 0 Comments
Awal bulan Mei 2011 diminggu pertama dan kedua dilaksanakan Audit Manajemen dilingkungan Universitas Islam Indonesia. Berbeda dengan Audit Mutu Internal yang dilaksanakan oleh Badan Penjaminan Mutu, Audit Manajemen ini dilaksanakan oleh Lembaga Audit PYBW-UII. Tujuan Utama Audit Manajemen ini ada 2 (dua), pertama untuk memperoleh bukti kesesuaian antara rencana strategik dengan implementasinya, kedua untuk melaksanakan mekanisme perbaikan berkesinambungan (continuous improvement).
Lingkup Audit
Lingkup Audit Manajemen meliputi kesesuaian antara Rencana Strategik Universitas dengan Rencana Strategik Fakultas di lingkungan UII, kesesuaian antara Rencana Strategik Universitas dengan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan di unit Universitas, kesesuaian Rencana Strategik Fakultas dengan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan di unit Fakultas, serta pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Universitas, Fakultas dan Program Studi di lingkungan UII. Auditee di tingkat Universitas adalah Rektor dan para Wakil Rektor dibantu oleh para Direktur. Adapun untuk tingkat fakultas auditeenya terdiri dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, dan Sekretaris Program Studi dan dibantu oleh para Kepala Devisi. Read the rest
By bambangkesit on Apr 11, 2011 in Manajemen Mutu | 0 Comments
Standar Nasional Pendidikan
Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Standar Nasional Pendidikan terdiri dari :
1. Standar Kompetensi Lulusan
2. Standar Isi
3. Standar Proses
4. Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan
5. Standar Sarana dan Prasarana
6. Standar Pengelolaan
7. Standar Pembiayaan Pendidikan
8. Standar Penilaian Pendidikan Read the rest
By bambangkesit on Dec 14, 2010 in Manajemen Mutu | 0 Comments
Langkah-langkah melakukan monevin pelaksanaan program :
- Mereview Rencana Implementasi Program
- logika logis antara program dan indikator keberhasilan
- metode pengukuran indikator ketercapain program
- metode pengadaan barang dan jasa
- Mereview Laporan Pelaksanaan Program
- indikator hasil ketercapaian program
- proses pelaksanaan program dan kendala yang dihadapi
- laporan kemajuan proses pelaksanaan program dan keterserapan dana (kemajuan fisik dan keterserapan dana)
- Menyusun Laporan Hasil Monevin
- komentar umum: berisi uraian secara umum dari pelaksanaan program dan ketercapaian indikator keberhasilan.
- komentar khusus: berisi uraian kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan upaya mengatasi kendala tersebut
- aspek pelaksanaan kegiatan : berisi uraian proses pelaksanaan dari program dan dampak yang timbul adanya kegiatan, meliputi dampak terhadap institusi, staff karyawan baik dosen dan karyawan serta dosen
- aspek investasi : berisi uraian ketercapaian fisik dan keterserapan dana program serta tingkat efisiensi yang diperoleh,
- aspek keuangan : berisi uraian mekanisme pengelolaan keuangan dan proses pengadaan barang dan jasa.
Demikian sekulumit pengalaman penulis sebagai tim monevin, semoga bisa menjadi inspirasi bagi bapak/ibu dan rekan-rekan lainnya yang bertugas menjadi tim monevin. Terimakasih.
By bambangkesit on Jun 22, 2010 in Manajemen Mutu | 0 Comments
Pendahuluan
Di Perguruan Tinggi, seorang dosen memegang peran sangat penting bagi kemajuan institusinya. Hal ini telah lama disadari oleh dosen itu sendiri. Kesadaran ini ditunjukkan oleh upaya-upaya pribadi untuk manjadikan dirinya memiliki kompetensi dan kepakaran yang sesuai dengan minat dan bidang yang ditekuni. Dia menjadi terkenal di masyarakat tentang kepakarannya tersebut. Banyak presentasi di berbagai seminar yang semakin menunjukkan kepakarannya sehingga dikenal luas di masyakarat. Adakah kontribusi dosen tersebut terhadap kualitas pembelajaran di perguruan tinggi tempat dosen tersebut bernaung?
Read the rest
By bambangkesit on Jul 16, 2009 in Manajemen Mutu | 0 Comments
Untuk mendukung keberhasilan meraih sertifikasi ISO 9001:2008, maka diperlukan perencanaan yang matang sehingga ketika audit dilakukan semua data rekaman sebagai bukti implementasi dari ISO 9001:2000, bisa ditunjukkan. Berikut contoh pertanyaan Audit untu Program Studi dan Dokumen Rekaman yang diperlukan dan dipersyaratan dalam rangka Sertifikasi ISO 9001:2008 :
Read the rest
By bambangkesit on Jul 16, 2009 in Manajemen Mutu | 0 Comments
Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi membutuhkan budaya mutu yang tinggi dari para pelaku dalam organisasi itu sendiri. Persyaratan ini berlaku jika ingin Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi itu, berkelanjutan. Keberlanjutan ini merupakan suuatu ancaman terbesar dalam Implementasi Sistem Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi. Potensi ini cukup besar karena Perguruan Tinggi sebagai organisasi yang berisikan ide-ide besar dan ideal dari para pelaku organisasi (dosen-dosen). Kerap terjadi ide-ide tersebut akan menjadi isu-isu utama untuk mengarahkan jalannya organisasi untuk beberapa tahun ke depan. Namun, ketika pencetus ide tidak lagi menduduki sebagai pimpinan maka ide itu hilang dengan sendirinya. Dengan kata lain bahasa sederhana ganti pimpinan ganti kebijakan, ganti metode, ganti prosedur, ganti acara. Mulai dari awal lagi. Capek…… deh..
Read the rest
By bambangkesit on Jun 22, 2009 in Budaya Mutu | 0 Comments
Banyak sekarang, perguruan tinggi mengejar dan ingin menjadi “world class university”. Persyaratan menjadi “world class university” pun tidak sulit yang penting perguruan tinggi tersebut memiliki sertifikasi standar Internasional. Salah satunya, sertifikasi ISO 9001:2008. Untuk meraih sertifikasi ISO ini pun tidak sulit karena hanya membutuhkan 4-6 bulan saja, sertifikasi pun dapat diraih. Ada tiga tahap untuk mendapatkan sertifikat ISO (International Standard Organization) 9001:2000 yakni; pra sertifikasi, sertifikasi dan pasca sertifikasi. Prosesnya berawal dari mendaftarkan diri pada badan sertifikasi ISO 9001:2008. Badan Sertifikasi ISO akan melakukan audit (pra sertifikasi). Hasil audit ini digunakan untuk menentukan scope dan lingkup bidang yang akan disertifikasi.
Read the rest
By bambangkesit on May 31, 2009 in Manajemen Mutu | 0 Comments
Menurut ISO 9000, SMM didefinisikan sebagai suatu sistem manajemen yang terdiri dari struktur organisasi, tanggungjawab, prosedur-prosedur, proses-proses dan sumber-sumber daya yang digunakan untuk mencapai standar yang telah disyaratkan atau ditentukan oleh organisasi itu sendiri guna memenuhi kepuasan pengguna. Secara singkat, SMM mendefinisikan bagaimana organisasi menerapkan praktik-praktik manajemen mutu secara konsisten untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan pasar. Komitmen manajemenlah kunci dari keberhasilan penerapan SMM. Komitmen ini harus dibangun dalam bentuk perilaku manajemen, komitmen bukanlah sekedar dukungan saja tetapi lebih berimplikasi pada letak tanggungjawab manajemen dalam menjamin keberhasilan implementasi manajemen mutu.
Read the rest
By bambangkesit on May 10, 2009 in Manajemen Mutu | 0 Comments
tulisan ini sambungan dari tulisan sebelumnya,
PERANAN SMM BAGI UII
Kebanyakan organisasi bisnis menggunakan Sistem Manajemen Mutu karena menginginkan adanya perbaikan kinerja sehingga dapat mencapai efisien dan efektif dalam mengelola organisasinya. Di sisi lain kebutuhan dan harapan pelanggan berubah, tekanan pesaing dan kemajuan tehnik, organisasi didorong untuk selalu memperbaiki produk dan prosesnya. Argumen ini , juga tidak jauh berbeda dengan UII dalam menerapkan SMM. Selain argumen tersebut, penerapan SMM di UII juga diarahkan untuk membantu meningkatkan kepuasan pelanggan (pengguna jasa layanannya). Pengguna jasa menghendaki layanan dengan karateristik yang memuaskan kebutuhan dan harapan mereka. Kebutuhan dan harapan mereka ini dinyatakan dalam spesifikasi produk dan bersama-sama dinamakan persyaratan pelanggan.
Read the rest