The Eagles Flies Alone

Main Content RSS FeedRecent Articles

Peran Dosen dalam Mencapai Sasaran Mutu Perguruan Tinggi »

Pendahuluan

Di Perguruan Tinggi, seorang dosen memegang peran  sangat penting bagi kemajuan institusinya. Hal ini telah lama disadari oleh dosen itu sendiri. Kesadaran ini ditunjukkan oleh upaya-upaya pribadi untuk manjadikan dirinya memiliki kompetensi dan kepakaran yang sesuai dengan minat dan bidang yang ditekuni. Dia menjadi terkenal di masyarakat tentang kepakarannya tersebut. Banyak presentasi di berbagai seminar yang semakin menunjukkan kepakarannya sehingga dikenal luas di masyakarat. Adakah kontribusi dosen tersebut terhadap kualitas pembelajaran di perguruan tinggi tempat dosen tersebut bernaung?

Read the rest

Dokumen yang Dipersyaratkan dalam rangka Sertifikasi ISO 9001:2008 »

Untuk mendukung keberhasilan meraih sertifikasi ISO 9001:2008, maka diperlukan perencanaan yang matang sehingga ketika audit dilakukan semua data rekaman sebagai bukti implementasi dari ISO 9001:2000, bisa ditunjukkan. Berikut contoh pertanyaan Audit untu Program Studi dan Dokumen Rekaman yang diperlukan dan dipersyaratan dalam rangka Sertifikasi ISO 9001:2008 :

Read the rest

10 Langkah Menyusun Dokumen Sistem Manajemen Mutu di Perguruan Tinggi »

Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi membutuhkan budaya mutu yang tinggi dari para pelaku dalam organisasi itu sendiri. Persyaratan ini berlaku jika ingin Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi itu, berkelanjutan. Keberlanjutan ini merupakan suuatu ancaman terbesar dalam Implementasi Sistem Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi. Potensi ini cukup besar karena Perguruan Tinggi sebagai organisasi yang berisikan ide-ide besar dan ideal dari para pelaku organisasi (dosen-dosen). Kerap terjadi ide-ide tersebut akan menjadi isu-isu utama untuk mengarahkan jalannya organisasi untuk beberapa tahun ke depan. Namun, ketika pencetus ide tidak lagi menduduki sebagai pimpinan maka ide itu hilang dengan sendirinya. Dengan kata lain bahasa sederhana ganti pimpinan ganti kebijakan, ganti metode, ganti prosedur, ganti acara. Mulai dari awal lagi. Capek…… deh..

Read the rest

ISO 9004 : Continual Improvement yang terlupakan? »

Banyak sekarang, perguruan tinggi mengejar dan ingin menjadi “world class university”. Persyaratan menjadi “world class university” pun tidak sulit yang penting perguruan tinggi tersebut memiliki sertifikasi standar Internasional.   Salah satunya, sertifikasi ISO 9001:2008. Untuk meraih sertifikasi ISO ini pun tidak sulit karena hanya membutuhkan 4-6 bulan saja, sertifikasi pun dapat diraih. Ada tiga tahap untuk mendapatkan sertifikat ISO (International Standard Organization) 9001:2000 yakni; pra sertifikasi, sertifikasi dan pasca sertifikasi. Prosesnya berawal dari mendaftarkan diri pada badan sertifikasi ISO 9001:2008. Badan Sertifikasi ISO akan melakukan audit (pra sertifikasi). Hasil audit ini digunakan untuk menentukan scope dan lingkup bidang yang akan disertifikasi.

Read the rest

Implementasi SMM UII(3): PDCA sebagai Konsep Dasar SPM-PT »

Menurut ISO 9000, SMM didefinisikan sebagai suatu sistem manajemen yang terdiri dari struktur organisasi, tanggungjawab, prosedur-prosedur, proses-proses dan sumber-sumber daya yang digunakan untuk mencapai standar yang telah disyaratkan atau ditentukan oleh organisasi itu sendiri guna memenuhi kepuasan pengguna.  Secara singkat, SMM mendefinisikan bagaimana organisasi menerapkan praktik-praktik manajemen mutu secara konsisten untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan pasar. Komitmen manajemenlah kunci dari keberhasilan penerapan SMM. Komitmen ini harus dibangun dalam bentuk perilaku manajemen, komitmen bukanlah sekedar dukungan saja tetapi lebih berimplikasi pada letak tanggungjawab manajemen dalam menjamin keberhasilan implementasi manajemen mutu.

Read the rest

Implementasi SMM UII (2) :Kebijakan Mutu dan Peran Pimpinan »

tulisan ini sambungan dari tulisan sebelumnya,

PERANAN SMM BAGI UII

Kebanyakan organisasi bisnis menggunakan Sistem Manajemen Mutu karena menginginkan adanya perbaikan kinerja sehingga dapat mencapai efisien dan efektif dalam mengelola organisasinya. Di sisi lain kebutuhan dan harapan pelanggan berubah, tekanan pesaing dan kemajuan tehnik, organisasi didorong untuk selalu memperbaiki produk dan prosesnya. Argumen ini , juga tidak jauh berbeda dengan UII dalam menerapkan SMM. Selain argumen tersebut, penerapan SMM  di UII juga diarahkan untuk membantu meningkatkan kepuasan pelanggan (pengguna jasa layanannya).  Pengguna jasa menghendaki layanan dengan karateristik yang memuaskan kebutuhan dan harapan mereka. Kebutuhan dan harapan mereka ini dinyatakan dalam spesifikasi produk dan bersama-sama dinamakan persyaratan pelanggan.

Read the rest

Implementasi SMM UII (1) : Dasar Budaya Mutu »

PENDAHULUAN

Sistem Manajemen Mutu, jika diuraikan terdiri dari sistem, manajemen dan mutu. Sistem artinya suatu himpunan dari sub sistem yang terintegrasi dalam membentuk sebuah sistem. Sub sistem dapat berupa struktur organisasi, wewenang dan tanggungjawab, prosedur-prosedur, proses-proses dan sumber daya baik berupa orang maupun sarana dan prasarana. Manajemen, artinya orang-orang yang menduduki suatu jabatan struktur organisasi dan mempunyai kewajiban untuk mengelola organisasi. Mutu, tidaklah identik dengan hal yang mewah dan cenderung membutuhkan biaya yang mahal. Makna mutu terbebas dari opini subyektif dan terukur, definisi mutu lebih mengacu pada “memenuhi persyaratan atau kebutuhan dari pengguna”. Inilah pengertian mutu yang harus dipahami oleh setiap orang. Artinya, bahasa mutu hanya satu yaitu memenuhi persyaratan atau kebutuhan pengguna yang telah ditentukan.

Read the rest

Akreditasi BAN-PT Vs Sertifikasi ISO 9001:2000 »

Jika sebuah Perguruan Tinggi yang mendapat hasil akreditasinya “A”, maka secara logika penalaran selayaknya mendapat Sertifikasi ISO 9001:2000. Namun, kenyataannya tidak demikian, atau sebaliknya dapat sertifikasi ISO 9001:2000 tetapi akreditasinya rendah. Adakah yang salah? Jawabnya ya. Berarti Perguruan Tinggi tersebut menggunakan standar ganda. Jika sumber datanya sama untuk keperluan yang berbeda maka tidak selayaknya menghasilkan hasil bertentangan. Seharusnya menghasilkan keselarasan atau hubungan akreditasi dan sertifikasi adalah berkorelasi positif, bukan negatif. Jika hasilnya bertentangan berarti data yang digunakan bersumber dari data yang berbeda.

Read the rest

Audit Mutu Internal (3): AMI-KA Multi Purpose »

Audit Mutu Internal. Proses Audit Mutu Internal secara umum digunakan untuk  menyediakan dan memperoleh bukti objektif bahwa persyaratan klausul-klausul ISO 9001:200 yang ada telah dipenuhi, karena Audit Mutu Internal menilai keefektifan dan efisiensi imple-mentasi SMM ISO 9001:2000 Perguruan Tinggi. Audit Mutu Internal Kinerja Akademik (AMI-KA) sebenarnya merupakan bagian tak terpisahkan dari Audit Mutu Internal. Agar hasil audit mutu internal ini lebih memfokuskan dan memudahkan dalam menindaklanjuti hasil-hasil temuan audit, maka Audit Mutu Internal dikelompokan menjadi 2 (dua) yaitu Audit Mutu Internal Kinerja Akademik (AMI-KA) dan Audit Mutu Internal Kinerja Unit (AMI-KU).

Read the rest

FireStats icon Powered by FireStatsThis site employs the Wavatars plugin by Shamus Young.